data-ad-slot="5264608092"> ->
data-ad-slot="5264608092"> ->
data-ad-slot="5264608092"> ->
Loading Posts...

Alasan Mengapa Pengajuan KTA DBS Ditolak

KTA DBS
KTA DBS

DBS adalah salah satu layanan keuangan terkemuka Asia dengan lebih dari 250 cabang dan tersebar di 17 pasar. Berbasis di Singapura, kini kredit tanpa agunan DBS tumbuh dengan sangat pesat di area daratan Cina Selatan serta Asia Tenggara. DBS memiliki beragam produk yang dijamin bisa memudahkan setiap nasabahnya dalam bertransaksi. Tak heran jika nasabah DBS mengalami peningkatan setiap tahunnya. Salah satu produk yang sangat digemari oleh nasabah adalah Kredit Tanpa Agunan atau KTA DBS.

KTA DBS sendiri dipilih oleh para nasabahnya lantaran persyaratan pengajuannya cukup mudah serta tidak adanya jaminan dalam prosesnya. Dengan begitu hampir semua nasabah bisa mendapatkan kredit ini meskipun tidak memiliki aset yang bisa dijadikan jaminan ke bank. Syarat utamanya cukup mudah yaitu usia minimal 21 tahun, memiliki pendapatan minimal 3 juta per bulan, memiliki kartu kredit serta melampirkan dokumen yang diminta oleh pihak bank. Jangan lupa juga untuk membayar beberapa biaya yang dibutuhkan saat kredit telah disetujui.

Dengan adanya kemudahan dalam syarat tersebut, nasabah bisa mendapatkan pinjaman mulai dari Rp 5.000.000 sampai Rp 200.000.000. Tenor yang diberikan juga bisa disesuaikan dengan kemampuan yaitu 12 bulan, 24 bulan dan 36 bulan. Dengan proses pengajuan yang hanya butuh waktu 2 hingga 7 hari kerja, maka produk KTA ini akan sangat cocok bila Anda memiliki kebutuhan mendadak seperti biaya pendidikan anak, biaya renovasi rumah atau bahkan biaya perawatan rumah sakit.

Meski syarat yang diminta cukup mudah, namun tak jarang banyak yang mengeluhkan sulitnya persetujuan KTA ini. Umumnya alasan KTA ditolak adalah karena kesalahan nasabah sendiri, jadi sebaiknya Anda menghindari beberapa hal berikut ini jika Anda ingin KTA atau aplikasi kredit bank Anda diproses dengan cepat dan mendapat persetujuan segera, diantaranya:

  1. Verifikasi data gagal

Permasalahan sederhana yang sering berakibat fatal adalah dimana nasabah seringkali salah dalam mengisi formulir serta data yang diperlukan. Tentunya hal ini membuat pihak bank kesulitan dalam melakukan verifikasi dan memproses data nasabahnya. Untuk itu pastikan mengisi setiap formulir dengan jelas dan cantumkan nomor handphone, telepon rumah dan kontak lainnya dengan nomor yang benar dan aktif.

  1. Dokumen tidak terbaca

Mengingat pengajuan KTA wajib melampirkan dokumen-dokumen tertentu yang disyaratkan, maka pastikan bahwa dokumen tersebut jelas. Umumnya dokumen yang diminta adalah berupa fotokopi, misalnya fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi kartu kredit serta fotokopi NPWP. Apabila data diri tersebut tidak jelas, tentu bank akan mengalami kesulitan dalam pengecekan data diri yang bisa mengakibatkan pengajuan pinjaman uang di Jogja tidak diproses.

  1. Kartu kredit menunggak

Salah satu syarat pengajuan KTA adalah memiliki kartu kredit. Dengan kartu kredit tersebut, bank akan memeriksa akun Anda dan dari situ bisa diketahui apakah nasabah pemohon tersebut memiliki tunggakan utang atau tidak. Dengan begitu reputasi Anda terkait komitmen pembayaran utang bisa diketahui dengan mudah. Lebih baik lunasi semua tagihan utang kartu kredit sebelum mengajukan KTA agar prosesnya bisa dipermudah oleh bank.

  1. Riwayat kredit yang buruk

Selanjutnya bank akan melakukan pemeriksaan tentang riwayat finansial Anda selama beberapa periode. Hal ini ditujukan untuk mengetahui tentang kredit yang pernah Anda ambil di masa lalu. Meskipun kredit tersebut dari bank berbeda, namun bank tempat Anda mengajukan tetap mengetahuinya sehingga pembayaran cicilan akan sangat berpengaruh terhadap keputusan pengajuan KTA DBS ini.

0
HeartHeart
0
HahaHaha
0
LoveLove
0
WowWow
0
YayYay
0
SadSad
0
PoopPoop
0
AngryAngry
Voted Thanks!